Fiuh! Akhirnya kemarin bisa nonton juga 10,000 BC. Setelah “perjuangan” yang cukup melelahkan, antrian yang cukup panjang en sempet nggak jadi nonton karna tempat yang tersedia cuman depan-depan doank..

Good! Itu kata yang cocok buat deskripsikan film ini. Setelah 1408 yang mengecewakan dan Jumper yang kurang memuaskan, akhirnya q bisa nonton film yang membuat hati riang gembiraa.. *berlebihan

10,000 BC sendiri bercerita tentang suku Yagahl dimana D’leh yang diperanin ma Steven Strait menjadi seorang hero bagi sukunya. D’leh berjodoh dengan seorang wanita bermata biru namanya Evolet (Camilla Belle). Pada dasarnya tema cerita ini old fashioned, seperti di dongeng-dongeng, dimana cinta kedua anak manusia *ceileee tidak dapat terkalahkan ma apapun juga, mungkin D’leh menganut paham “lautan pun akan kusebrangi demi cintaku padamu” Bahkan kematian pun tidak dapat memisahkan mereka, soalnya di ending ceritanya Evolet nggak jadi mati.. hihihi.. Q kasih rate yang bagus buat film ini, karna plotnya tidak berantakan, namun diawal cerita, terkesan diburu-buru.. perkenalan yang teramat singkat antara D’leh dan Evolet, buat q bereaksi seperti ini “heh?”

Kelemahan yang lain adalah, ada bagian-bagian yang membuat film ini tampak “silly”, kenapa yaa.. hihi.. seperti di scene yang menampilkan Old woman, wanita tua yang bisa merasakan roh-roh, tidak membuatku merasa “horror” tapi malah membuatku tertawa.. hihihi..adegan yang seharusnya menimbulkan suasana tegang, malah lucu buatku.. Trus disusul ma adegan yang memunculkan cameo pria buta, malah menggelitikku.. dan hampir separuh gedung tertawa..

Nampaknya Roland Emmerich, pria dibalik Independence Day dan The day after tomorrow tidak dapat membangkitkan rasa simpatik penonton niii…

Ada lagi yang sebenarnya menggangguku, dari mana Roland bisa menyimpulkan kalo bangsa mammoth dulu digunakan untuk membangun pyramid? Ada yang tahu? *masih googling googling tentang itu.

Adegan yang paling q suka adalah ketika D’leh menyelamatkan si gigi tombak..hehehe.. Karakter yang paling q suka.. Spear tooth adalah seekor macan.. Q sebenarnya mengharapkan gigi tombak sering dimunculkan, tapi..tampaknya Emmerich menganggap si gigi tombak cukup menjadi pemeran pembantu ajah..hikz.

Selain itu pemilihan nama salah seorang suku Yagahl, tic tic.. q bahkan nggak habis pikir, napa nama itu bisa cocok untuk suku yagahl.. *cerewet

Film ini bukanlah sebuah dokumenter, tapi setidaknya Emmerich patut mempertimbangkan hal-hal yang menyangkut sebuah kenyataan dan sebuah legenda.. Tapi film ini cukup entertain.. dan cukup mengandung sebuah makna yang besar.. kita tidak dapat melakukan segala sesuatunya tanpa bantuan orang lain, bersama-sama kita akan menjadi kuat. *hatsyiih!

1-10 spear tooth, q kasi 8 spear tooth..