22 Mar
Baca blognya Onet yang bahas kota-kota yang pada amit-amit buat dikunjungi..nah q jadi pengen bahas Yokohama yang bebas sampah! Mewujudkan sebuah daerah bebas sampah tentu nggak gampang.. Yokohama sendiri mengubah kategori sampah dari lima menjadi sepuluh *di Indonesia,dua kategori aja nggak terlaksana deee. Tiap penduduk mendapatkan buklet yang isinya 27 halaman tentang cara memilah sampah mereka termasuk ditel-ditel instruksi terhadap 512 jenis sampah *kalo di Indonesia kayak gini,q curiga bukletnya malah dijadiin sampah juga. Pasti repot deh yang namanya milah-milah sampah ke dalam beberapa kategori, sebagai contoh bagi para wanita nii yang suka mainan lipstik, perwarna bibir kan juga punya masa kadaluarsa,jadi kalo dah mau dibuang,lipstik ditaruh dalam kategori bagian “yang bisa dibakar” dan ditelnya yaitu tabung lipstiknya harus diletakkan di “benda metal kecil” atau “plastik”. Membuang sampah jadi perlu ketelitian,nggak asal buang *tapi kalo di Indo,mana mau repot cobaa?…

Di Jepang, demi mengurangi pembakaran sampah cara yang digunakan adalah memilah dan mendaur ulang sampah. Yokohama sendiri bertujuan untuk mengurangi pembakaran sampah hingga 30% dalam 10 tahun ke depan. Namun Kamikatsu yang merupakan pulau terkecil di Jepang lebih ambisius untuk bebas sampah di tahun 2020. Di kota besar, masih banyak yang belum menjalankan program ini, namun bagi para warga yang turut menyukseskan hal ini memiliki tanda bahwa ia adalah penduduk yang dewasa dan bertanggung jawab. Orang-orang muda, kuhususnya bujangan yang tinggal sendirian, terkenal paling malas melakukannya.

Ada yang disebut ‘pengawal sampah’ di Jepang. Mereka ini adalah orang-orang yang dengan sukarela mencari kantong-kantong sampah yang tergeletak sembarangan,dan mereka akan memberitahukan pemiliknya bagaimana cara yang benar *niat banget ya orang-orang disana..kapan Indonesia begitu? Kepedulian mereka terhadap sampah, sangat besar. Bahkan warga yang peduli, tidak tanggung-tanggung untuk memberikan teguran bagi orang-orang yang sembrono.. Seperti Mitsuharu Taniyama, 60, ia dengan ‘rela’ mengelilingi lingkungannya setiap pagi dan sore, mencari sampah yang salah tempat. Dan nggak ragu untuk meninggalkan sebuah memo untuk pemilik tempat sampah, “Usaha anda memisahkan sampah masih salah. Tolong segera dibetulkan.” *gimana dengan reaksi kita kalo dapat memo beginian?Apa merasa orang itu sok tahu dan buang memo itu juga?Atau menghargai sarannya? Taniyama pun memeriksa semua kantong dan mengembalikan kantong yang berantakan itu kepada pemiliknya di depan pintu rumah mereka *di Indonesia..selain pemulung,mana ada yang mau jadi ‘pengawal sampah’?Kalo nggak dibilang kurang kerjaan.. Ada lagi seorang yang bernama Sumishi Kawai, ia selalu mengawasi tempat pembuangan sampah sebelum dijemput. Sangat mudah melihat sampah yang dipisahkan dengan salah, karena sudah disediakan kantong-kantong sampah yang sesuai dengan jenisnya. Yang dibutuhkan hanyalah sebuah kerelaan untuk melakukan itu semua. Kawai pernah mengembalikan sampah pasangan muda yang selalu salah memilah-milahnya. Dan tiap kali mereka selalu mengatakan hal yang sama,”Maaf,kami akan lebih hati-hati”.. Tiap kali ngomong begitu,tiap kali pula melakukan kesalahan yang sama, hingga Kawai, pria 77 tahun yang ramah dan bersahaja itu, nggak tahan. Karena pasangan muda ini menyewa apartemen, Kawai kemudian bertanya pada pemilik apartemen tersebut, “Apakah mungkin anda menyuruh mereka pindah?” tanya Kawai tanpa sungkan-sungkan. Dan akhirnya, pasangan itu keluar dua bulan kemudian. Bener-bener ya sampah di Jepang itu istimewa..
*Kapan Indonesia juga sungguh-sungguh ngatasin sampah?Jangan sampe kita tenggelam karna sampah..hieeek! Q kalo liat di jalan-jalan tu dua buah tempat sampah yang warnanya orange dan biru..dicoret-coret,n tutupnya raib entah kemana..emang tutupnya mau diapakan?hadoh…
10 Responses for "Yokohama: Betapa sampah begitu istimewa!"
kalo ngomongin masalah disiplin (menjaga kebersihan kan perlu disiplin) di indo emang udah jadi benang kusut. emang harus dari diri masing2, tapi kalo gak ada tindakan dari aparat keamanan ya juga akhirnya orang jadi gak bisa disiplin. sementara aparatnya sendiri juga gak disiplin. ya jadi gitu deh…
gua sih berasa di diri gua sendiri. selama di indo, gak pernah berasa takut atau sungkan untuk buang sampah sembarangan lho. hihihihi.
tapi sejak pindah sini… jadi gak berani buang sampah sembarangan
arman’s last blog post..Ada Apa Dengan Thailand?
jadi inget tempat sampah di jalan yg sering gw lewati..
waktu itu pas gw mw buang sampah,, cemplung,, eh ternyata bagian dasar tempat sampah itu bolong..long..long..
klo gtu ga ada bedanya buang sampah d tong sampah ama buang sampah sembarangan -.-’ /swt..
yg lebih memprihatinkan,, klo pun skarang di indonesia ud ada 2 ato 3 jenis tong sampah yg ngbedain isinya,, toh tetep aj d tempat pembuangan akhir sampah,, dijadiin satu sampahnya.. ga ngaruh juga ngbedain sampah organik ato non organik..
btw,, di indo sampah”nya itu dikemanain sih selain ditumpuk di TPA?? ada ga sih tempat bwt ngdaur ulang & ngolah sampah” itu??
zao’s last blog post..Happy long weekend^^
@arman: bener banget,kalo yang ngatur juga nggak disiplin,jadi susah juga.tapi ya gitu..kalo mau harepin aparat-aparat tu mau disiplin kayaknya susah banget..mau nunggu juga sampe kapan? *jadi pesimis hihi..ketahuan ni arman suka buwang sampah sembarangan fufufufu..
@zao: bener-bener yaa tempat sampah di indo banyak yang nggak hargain..n kurang diperhatikan juga ma pengatur kebersihan kota.. hmm..setau q di denpasar sejak lama sudah ada proyek pengelolaan sampah..n diharapin 2008 sudah bisa dijalankan..
itulah contoh negara yang masyarakatnya sudah sadar, lah kita?
@quelopi: *tarik nafas panjang nee
umumnya sih dibagi combustible, incombustible, cans, pet bottles. tapi emang ada beberapa daerah yang sampe pusing ngebagi sampahnya sampe puluhan kategori.. terus ga bisa tiap hari buang sampah lagi.. ada hari2 tertentu untuk collect sampahnya elmo.. he he..
Pengawal sampah itu ada juga ditemukan di tempat2 lain kok.. memang mereka berdedikasi banget ya.. ^^
sakuralady’s last blog post..March 20
@sakuralady: duuh..bener-bener yaa orang Jepang tuu.. q salut banget.. ^^ andai di indo juga gitu,buang sampahnya teratur..disini,bisa liat gunung smelly dimana-mana.. sigh.. saluuuut..hiks.. *pindah aja ah..hihi
*Kapan Indonesia juga sungguh-sungguh ngatasin sampah?Jangan sampe kita tenggelam karna sampah..hieeek! Q kalo liat di jalan-jalan tu dua buah tempat sampah yang warnanya orange dan biru..dicoret-coret,n tutupnya raib entah kemana..emang tutupnya mau diapakan?hadoh…
–> Hanya Tuhan dan malingnya yang tau kemana tutup itu mau dikemanakan ^o^
eh di Indo, beberapa mall udah ada yang menyediakan 2 tempat sampah lho! yang kering dan yang basah, ya mudah2an di semua mall di indo bisa seperti di luar negeri sana hahaha ^^
pitshu’s last blog post..Happy Easter
@lisan: hahahaha..bener juga.. *geleng-geleng
@pitshu: iya kayak di gramed expo,udah dua trash binnya..hmm..kayaknya susah de.. cuman bisa berharap tanpa harapan..
Leave a reply