4 Aug
Gemar menyimpang barang dan enggan membuang barang-barang yang dipikir bisa dipakai suatu hari kelak? Wajar-wajar saja. Namun, kebiasaan ini ternyata bisa berkembang menjadi sebuah penyakit yang disebut sebagai clinical obsessive-compulsive disorder. Hoarding - kegiatan mengumpulkan barang adalah hal serius dan juga membutuhkan perawatan ahli untuk terlepas dari kebiasaan buruk ini.
Kondisi ini bisa berakibat tragis. Salah satu kasus terkenal adalah Collyer bersaudara yang terkenal kaya dan tertutup. Tahun 1947, tubuh mereka ditemukan dikediaman mereka di New York yang dipenuhi 100 ton barang tidak berguna. Kebiasaan ini dapat menjangkiti siapa saja tanpa terkecuali. Sebanyak tiga sampai enam juta penduduk Amerika sudah terjangkit kebiasaan ini. Para pengumpul barang tidak mengumpulkan barang yang tidak berguna, namun menyimpan barang yang dianggap cantik, penting atau memiliki nilai sentimentil. Hanya yang membedakan adalah barang yang dianggap cantik oleh para hoarders tidak sama dengan pendapat umum.
Pada umumnya, orang akan membuang koran bekas atau bahkan menjualnya. Namun, bagi para hoarders membuang korang bekas yang terdapat tulisan yang dianggap bernilai dan memiliki potensi sebagai informasi yang dapat mengubah hidup adalah hal bodoh. Mimpi buruk para hoarders adalah mengatur barang! Hoarder akan meletakkan barangnya di tempat yang udah terlihat. Baju akan diletakkan di atas lemari dan bukan di dalam lemari oleh para hoarders sehingga mereka tahu bahwa barang mereka tidak hilang. Akibatnya?Barang akan menggunung dan akhirnya membahayakan!
4 Responses for "Are you a hoarder?"
gw banget neh
bengets .. tp yg gw simpen biasqanya barang2 yg kl gak kepake, paling ada bagian yg msh bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain .. hehe
Waaaaa……padahal aku suka menyimpan buku buku lama, yang pasti banyak debu deh
g bukan orang yang gampang buang barang lho :-s.. jadi takut kaya gini.. sering koleksi barang2 yang uda lama.. dan sayang banget buangnya.. tapi kalo makanan ga terlalu susah se..
Leave a reply